Sebelumnya, dilaporkan bahwa kinerja di sektor industri Korea Selatan tercatat membaik pada bulan Juni 2015 lalu. Dalam rilis ini tercatat bahwa tingkat produksi industri di “Negeri Ginseng” ini pada Juni lalu berhasil tumbuh sebesar 2,3 persen (mom), kontras dengan realisasi kinerja yang tercatat pada bulan sebelumnya yang kala itu justru mencatat kontraksi sebesar -1,6 persen (mom). Tidak hanya itu realisasi kinerja produksi industri Korsel pada Juni lalu juga berhasil melampaui ekspektasi ekonom yang sebelumnya memprediksi penurunan sebesar -0,5 persen.
Membaiknya kinerja industri di “Negeri Ginseng” ini, disambut positif dengan rilis pagi ini (12/8), dimana Kantor Statistik Nasional Korea Selatan (Korsel) melaporkan bahwa tingkat pengangguran Korea Selatan di negaranya pada bulan Juli 2015 lalu mencatat penurunan yang tak terduga. Tingkat pengangguran Korsel pada bulan tersebut tercatat menurun ke level 3,7 persen pada Juli lau dari sebesar 3,9 persen yang tercatat di bulan sebelumnya. Menurunnya jumlah pengangguran di negara ini berhasil melampaui ekspektasi ekonom yang sebelumnya hanya berharap agar tingkat pengangguran di negaranya tidak berubah dari yang tercatat dibulan sebelumnya, yaitu sebesar 3,9 persen. Dapat dilihat pada gambar dibawah ini:
Dalam rilis ini tercatat bahwa jumlah pengangguran turun menjadi sebanyak 998.000 jiwa dari sebanyak 1,05 juta jiwa dibulan sebelumnya. Sementara itu pada Juli 2014 lalu, jumlah pengangguran di negara ini masih tercatat lebih sedikit dari yang tercatat pada Juli lalu, yaitu sebanyak 912.000 jiwa. Sedangkan jumlah orang yang bekerja tercatat tumbuh menjadi sebanyak 26.310.000 jiwa dari sebanyak 26.210.000 jiwa yang tercatat pada bulan sebelumnya. Tingkat partisipasi angkatan kerja juga naik menjadi 63,4 persen (yoy) pada bulan Juli lalu dari sebesar 63,3 persen yang tercatat dibulan sebelumnya.
Perlu diketahui, sektor manufaktur merupakan salah satu sektor yang paling berperan positif terhadap meningkatnya kinerja industri di negara ini. Positifnya kinerja manufaktur Korsel juga secara otomatis membuat bidang ini berhasil membuka lapangan kerja yang lebih banyak dibanding bidang industri lainnya. Oleh karena menurunnya jumlah pengangguran di Korsel pada Juli lalu bisa jadi merupakan salah satu dampak positif dari rebound nya kinerja industri dibulan Juni.
Stephanie Rebecca/VM/VBN/ Analyst at Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang
Editor: Asido Situmorang







