Wednesday, 12 August 2015

Aussie Sesi Asia 12 Agustus Jatuh lagi

Image result for aud
Dollar Aussie hari ini (12/8) di sesi Asia pagi kembali melanjutkan tekanan jual. Sentimen negatif pelemahan mata uang komoditas ini masih sama yaitu kekhawatiran pengaruh devaluasi alias pelemahan nilai mata uang Tiongkok Yuan secara sengaja oleh PBoC dapat mengurangi daya beli import oleh Tiongkok kepada negara sahabat dagangannya Australia.
Baru saja dirilis perhitungan perubahan persentase tingkat upah (Wage Price Index) kuartal kedua tidak mengalami perubahan atau tetap 2.3% pada basis tahunan, sedangkan basis kuartalan mengalai sedikit kenaikan menjadi 0.6% dari kuartal pertama 0.5%. Sementar index optimisme konsumen Australia (Wespac Consumer Confidence Index) bulan Agustus mengalami kenaikan menjadi 99.5 dari 92.2.
Index optimisme tersebut dihiraukan atau tidak relevan dengan kondisi kecemasan sentimen negatf devaluasi Yuan terhadap aktifitas perdagangan Australia yang akan berdampak buruk pada kinerja bisnis ekspor dan akan melebarkan defisit neraca perdagangan. Terpantau saat ini (02:31:11 GMT) AUDUSD jatuh lagi dan bergulir di kisaran 0.7251 dari pembukaan 0.7303. Pada perdagangan Selasa (11/8) pair ini juga jatuh sehingga harus ditutup bearish di harga 0.7303 dari pembukaan 0.7412.
Sementara itu dari kawasan ekonomi Amerika sendiri sentimen rencana kenaikan suku bunga masih membuat dorongan naik pada dollar AS. Dan malam ini data fundamental yang akan memengaruhi pasangan AUDUSD adalah data lowongan pekerjaan AS (JOLTs Job Opening) bulan Juni yang diperkirkan menurun dari sebelumnya 5.36M, serta pidato dari salah satu petinggi  The Fed.
Secara teknikal, Analyst Vibiz Research Center melihat pelemahan AUDUSD telah berhasil melewati support kisaran 0.7303, dan saat ini masih menguji support berikutanya pada harga terlemah bulan Juli di harga 0.7234. Sehingga diperkirakan bila belum mampu berada di bawah Support tersebut maka diperkirakan AUDUSD akan menguji kembali support yang kini menjadi resisten di kisaran 0.7303. Namun jika  pelemahan lanjutan berhasil menembus support kisaran 0.7234, maka diperkirakan akan berpotensi menyentuh 0.7200.


 Irfan Purnawan/VMN/VB/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens