Eropa
Bursa saham Eropa ditutup melemah tajam pada hari Rabu seiring aksi jual pada bursa Asia terkait devaluasi yuan menekan sentimen investor. DAX Jerman dan CAC Perancis menghadapi aksi jual yang deras dan anjlok sebanyak 3%, sementara FTSE di London ditutup melemah sekitar 1.4%. Saham sektor otomotif pada Stoxx 600 juga turun tajam, melemah lebih dari 4%. Produsen ban asal Jerman Continental ditutup anjlok sebeasr 4.5%. Saham BMW, Daimler, dan Volkswagen semuanya diperdagangkan melemah tajam pasca devaluasi yuan terus meningkatkan kecemasan mengenai kondisi perekonomian China. Saham produsen barang mewah juga tertekan oleh devaluasi yuan, dengan saham LVMH dan Christian Dior melemah lebih dari 4%.
Dari berita Eropa, Credit Suisse Group sedang berdiskusi untuk menyelsaikan tuntutan terkait vendor perdagangan “dark pool” Crossfinder miliknya, yang mana dapat berujung pada denda sebesar puluhan juta dollar, menurut laporan Wall Street Journal, terkait sumber dekat. Saham Credit Suisse melemah lebih dari 4.5%. Produsen barang konsumen asal Jerman Henkel melaporkan kenaikan sebesar 14% pada laba bersih kuartal kedua. E.ON melaporkan earnings semester pertama yang turun sebanyak 13% seiring pabriknya yang menggunakan tenaga gas dan batu bara, yang direncanakan untuk dirombak tahun depan, terus merugi. Saham E.ON turun hampir sebeasr 9% untuk memimpin penurunan pada DAX. Saham sumber daya alam, yang terdiri dari banyak saham perusahaan pertambangan, juga terjun bebas pada hari Rabu. Glencore anjlok lebih dari 6% sementara Arcelormittal dan Rio Tinto juga berada pada area negatif.







