Financeroll – Euro turun tajam pada Kamis (3/9) siang,
berlanjut dari hari kemarin. Jelang dari pertemuan kebijakan moneter
pejabat Eropa yang dapat memberikan sinyal pada jangka panjang arah
inflasi seluruh zona Euro.
EURUSD menguat -0.09% di level 1.1216. Beberapa pelaku pasar enggan untuk membuat setiap langkah besar selama pertemuan Dewan Pengurus Bank Sentral Eropa sore nanti waktu Indonesiea. Investor bisa melihat dari sinyal dari Gubernur ECB Mario Draghi mengenai peloggaran kuantitatif €60 miliar yang diluncurkan pada bulan Maret. Sebelumnya, ECB memperpanjang program pembeian obligasi sebelum gelombang kejutan ekonomi di Tiongkok dan harga komoditi bingung dalam beberapa pekan terakhir.
Pada bulan Agustus, inflasi di zona euro turun hanya 0,2% secara tahunan, jauh di bawah ECB tujuan target sebesar 2%. Selama jangka panjang estimasi terakhir pada bulan Juni, ECB memperkirakan inflasi mencapai 1,8% pada 2017. Jika sinyal ECB bahwa bisa terus membeli obligasi, hal tersebut itu mungkin memberikan indikasi bahwa mereka mengharapkan inflasi untuk tetap rendah selama beberapa tahun berikutnya.
EURUSD menguat -0.09% di level 1.1216. Beberapa pelaku pasar enggan untuk membuat setiap langkah besar selama pertemuan Dewan Pengurus Bank Sentral Eropa sore nanti waktu Indonesiea. Investor bisa melihat dari sinyal dari Gubernur ECB Mario Draghi mengenai peloggaran kuantitatif €60 miliar yang diluncurkan pada bulan Maret. Sebelumnya, ECB memperpanjang program pembeian obligasi sebelum gelombang kejutan ekonomi di Tiongkok dan harga komoditi bingung dalam beberapa pekan terakhir.
Pada bulan Agustus, inflasi di zona euro turun hanya 0,2% secara tahunan, jauh di bawah ECB tujuan target sebesar 2%. Selama jangka panjang estimasi terakhir pada bulan Juni, ECB memperkirakan inflasi mencapai 1,8% pada 2017. Jika sinyal ECB bahwa bisa terus membeli obligasi, hal tersebut itu mungkin memberikan indikasi bahwa mereka mengharapkan inflasi untuk tetap rendah selama beberapa tahun berikutnya.







