Wall Street menguat tajam pada hari Rabu, perhatian investor tertuju
pada stabilnya bursa global, data ekonomi domestik, dan harga minyak.
Bursa AS melesat di awal perdagangan, kemudian memangkas penguatan dan
kembali rebound mengikuti pergerakan harga minyak mentah.
Minyak bergerak “U-turn” pada hari Rabu, sempat menguat di awal
perdagangan, kemudian melemah tajam pasca rilis laporkan EIA, sebelum
akhirnya kembali bergerak naik, dan menguat lebih dari 4%.
Ditengah kecemasan akan pelambatan ekonomi China, pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bungaThe Fed bulan ini sebesar 32%, turun dari 38% pada hari Senin. Anggota FOMC The Fed memiliki waktu kurang dari dua minggu sebelum memutuskan menaikkan atau mempertahankan suku bunga.
Automatic Data Processing Inc. melaporkan selama bulan Agustus sektor swasta AS merekrut 190.000 pekerja, jumlah tersebut lebih rendah dari perkiraan ekonom sebesar 204.000. Namun penambahan tenaga kerja diluar sektor pertanian tersebut dikatakan masih cukup solid untuk menjadi pertimbangan Federal Reserve menaikkan suku bunga di tahun ini.
Indeks S&P 500 dan Dow Jones masing-masing menguat 1,8% menjadi 1.948,86, dan 16.361,45. Nasdaq memimpin penguatan setelah naik 2,5% menjadi 4.749,98.
Ditengah kecemasan akan pelambatan ekonomi China, pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bungaThe Fed bulan ini sebesar 32%, turun dari 38% pada hari Senin. Anggota FOMC The Fed memiliki waktu kurang dari dua minggu sebelum memutuskan menaikkan atau mempertahankan suku bunga.
Automatic Data Processing Inc. melaporkan selama bulan Agustus sektor swasta AS merekrut 190.000 pekerja, jumlah tersebut lebih rendah dari perkiraan ekonom sebesar 204.000. Namun penambahan tenaga kerja diluar sektor pertanian tersebut dikatakan masih cukup solid untuk menjadi pertimbangan Federal Reserve menaikkan suku bunga di tahun ini.
Indeks S&P 500 dan Dow Jones masing-masing menguat 1,8% menjadi 1.948,86, dan 16.361,45. Nasdaq memimpin penguatan setelah naik 2,5% menjadi 4.749,98.







