Bursa saham Eropa merosot tajam pada hari Jumat terbebani data
manufaktur Jerman yang turun mengecewakan, serta data tenaga kerja AS
yang dianggap cukup bagus untuk menjadi pertimbangan menaikkan suku
bunga di bulan ini.
Kementrian Ekonomi Jerman melaporkan pesanan barang manufaktur Jerman turun 1,4% di bulan Juli, lebih besar dari estimasi penurunan 0,6% oleh para ekonom. Merosotnya pesanan dari luar negeri dikatakan menjadi penyebab rilis data negatif tersebut, namun Kementian Ekonomi Jerman menekankan tren masih naik meski terjadi penurunan di bulan Juli.
Sementara data dari pemerintah AS menunjukkan penambahan 173.000 tenaga kerja di bulan Agustus, lebih rendah dari perkiraan 220.000. Namun tingkat pengangguran turun menjadi 5,1% lebih rendah dari perkiraan 5,2%. Penurunan tingkat pengangguran tersebut menaikkan kemungkinan
The Fed akan menaikkan suku bunga dua minggu kedepan.
Indeks DAX 30 Jerman turun 2,7% menjadi 10.038,04, indeks CAC 40 Prancis melemah 2,8% menjadi 4.523,08. Indeks FTSE 100 Inggris kehilangan 2,4% menjadi 6.042,92.
Kementrian Ekonomi Jerman melaporkan pesanan barang manufaktur Jerman turun 1,4% di bulan Juli, lebih besar dari estimasi penurunan 0,6% oleh para ekonom. Merosotnya pesanan dari luar negeri dikatakan menjadi penyebab rilis data negatif tersebut, namun Kementian Ekonomi Jerman menekankan tren masih naik meski terjadi penurunan di bulan Juli.
Sementara data dari pemerintah AS menunjukkan penambahan 173.000 tenaga kerja di bulan Agustus, lebih rendah dari perkiraan 220.000. Namun tingkat pengangguran turun menjadi 5,1% lebih rendah dari perkiraan 5,2%. Penurunan tingkat pengangguran tersebut menaikkan kemungkinan
The Fed akan menaikkan suku bunga dua minggu kedepan.
Indeks DAX 30 Jerman turun 2,7% menjadi 10.038,04, indeks CAC 40 Prancis melemah 2,8% menjadi 4.523,08. Indeks FTSE 100 Inggris kehilangan 2,4% menjadi 6.042,92.







