Nilai ekspor Korea Selatan merosot di bulan Agustus ke level
terdalamnya sejak tahun 2009, karena pelemahan permintaan dari luar
negeri telah memukul negara dengan tingkat ekonomi terbesar ke empat di
Asia tersebut.
Jumlah pengiriman ke luar negeri turun sebesar 14.7% dari setahun yang lalu, ini merupakan penurunan untuk bulan yang kedelapan berturut-turut, ucap Menteri Perdagangan, Industri dan Energi pada hari Selasa. Estimasi median dalam survei Bloomberg sebelumnya menyerukan untuk penurunan sebesar 5.9%.
Korea Selatan menghasilkan sekitar setengah dari produk domestik bruto mereka dari ekspor dan menjadi eksportir terbesar di dunia untuk ke China. Negara gingseng tersebut adalah salah satu negara yang paling terpukul dengan depresiasi yuan, dan juga menghadapi meningkatnya persaiangan dari perusahaan China yang mulai meningkatkan nilai tambah di dalam produk mereka, dilaporkan oleh Institute of International Finance pada pekan lalu.
Park Sang Hyun, seorang ekonom di HI Investment & Securites Co sebelum data dirilis mengatakan bahwa ekspor Korea kemungkinan tidak akan membukukan pertumbuhan pada tahun ini. Ketidakpastian di dalam ekonomi negara berkembang yang termasuk Chna telah memimpin penurunan di dalam permintaan impor global.
Menteri Perdagangan melaporkan bahwa impor Korea Selatan turun sebesar 18.3%, meninggalkan surplus perdagangan sebesar $4.35 miliar.
Jumlah pengiriman ke luar negeri turun sebesar 14.7% dari setahun yang lalu, ini merupakan penurunan untuk bulan yang kedelapan berturut-turut, ucap Menteri Perdagangan, Industri dan Energi pada hari Selasa. Estimasi median dalam survei Bloomberg sebelumnya menyerukan untuk penurunan sebesar 5.9%.
Korea Selatan menghasilkan sekitar setengah dari produk domestik bruto mereka dari ekspor dan menjadi eksportir terbesar di dunia untuk ke China. Negara gingseng tersebut adalah salah satu negara yang paling terpukul dengan depresiasi yuan, dan juga menghadapi meningkatnya persaiangan dari perusahaan China yang mulai meningkatkan nilai tambah di dalam produk mereka, dilaporkan oleh Institute of International Finance pada pekan lalu.
Park Sang Hyun, seorang ekonom di HI Investment & Securites Co sebelum data dirilis mengatakan bahwa ekspor Korea kemungkinan tidak akan membukukan pertumbuhan pada tahun ini. Ketidakpastian di dalam ekonomi negara berkembang yang termasuk Chna telah memimpin penurunan di dalam permintaan impor global.
Menteri Perdagangan melaporkan bahwa impor Korea Selatan turun sebesar 18.3%, meninggalkan surplus perdagangan sebesar $4.35 miliar.







